Purbalingga – MI Negeri 2 Purbalingga menunjukkan kepedulian
kemanusiaan melalui kegiatan penggalangan dana yang melibatkan siswa dan guru
untuk membantu saudara-saudaranya di Kabupaten Purbalingga yang terdampak
bencana banjir bandang dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang telah melanda beberapa
desa di Kecamatan Karangreja dan Mrebet, menyebabkan rumah warga rusak berat,
akses jalan terputus, hewan ternak hilang, dan material lumpur menutup
infrastruktur serta pemukiman warga. Pemerintah daerah menetapkan status
tanggap darurat bencana untuk mempercepat penanganan dampak bencana ini.
Dalam kondisi darurat seperti ini, siswa dan guru MI Negeri 2 Purbalingga
bergerak bersama untuk menunjukkan rasa empati dan solidaritas. Melalui program
penggalangan dana yang berlangsung selama beberapa hari, seluruh civitas
akademika turut menyumbangkan donasi berupa uang tunai yang akan disalurkan
langsung kepada warga terdampak melalui posko bantuan yang ditunjuk.
Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan nilai kemanusiaan kepada siswa,
tetapi juga memperkuat semangat gotong-royong dan kepedulian sosial. Guru
pendamping mengatakan bahwa aksi ini menjadi momen penting untuk menanamkan
nilai empati sejak dini, sehingga siswa memahami arti kebersamaan saat
menghadapi musibah.
Dengan semangat kebersamaan, MIN 2 Purbalingga berharap bantuan ini dapat
meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir bandang dan angin
kencang serta menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut membantu sesama
di masa sulit ini.
News writer: Khunafatul Arrofah
Photo: Wahyu Setiawan