Barung Putri MI Negeri 2 Purbalingga Torehkan Prestasi pada Pesta Siaga Kwarcab Kabupaten Purbalingga

 

 

Purbalingga - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Barung Hijau Putri dari MI Negeri 2 Purbalingga dalam ajang Pesta Siaga yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga. Dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut, Barung Hijau Putri berhasil meraih gelar Juara Harapan 2, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi dan dibanggakan.

 

Pesta Siaga merupakan ajang tahunan bagi anggota Pramuka Siaga untuk mengembangkan karakter, keterampilan, serta jiwa kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh barung-barung terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah di wilayah Kabupaten Purbalingga. Melalui berbagai perlombaan edukatif dan menantang, para peserta diuji dalam aspek ketangkasan, kekompakan, kreativitas, serta pengetahuan kepramukaan.

 

 

Barung Hijau Putri tampil dengan penuh percaya diri dan semangat kebersamaan. Dengan persiapan yang matang serta bimbingan dari para pembina, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap mata lomba. Kekompakan tim dan disiplin yang tinggi menjadi kunci keberhasilan mereka hingga berhasil membawa pulang predikat Juara Harapan 2.

 

 

Kepala madrasah dan para guru menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi Barung Hijau Putri dan seluruh anggota Pramuka di MI Negeri 2 Purbalingga untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Semoga pada ajang-ajang berikutnya, prestasi yang diraih dapat semakin meningkat dan mengharumkan nama madrasah di tingkat yang lebih tinggi.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Tiga Momentum dalam Satu Doa: MIN 2 Purbalingga Rayakan WBK, Lepas Peserta Pesta Siaga serta Sambut Ramadan dengan Khidmat

 

 

Purbalingga – Keluarga besar MI Negeri 2 Purbalingga menggelar tasyakuran dan doa bersama di Mushola Alkhwarizmi MI Negeri 2 Purbalingga, Jumat (13/2). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensyukuri lolosnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diraih Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, sekaligus mendoakan peserta Pesta Siaga dan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

 

Acara doa bersama tersebut diikuti oleh seluruh guru, pegawai, dan siswa MI Negeri 2 Purbalingga, serta beberapa perwakilan wali murid. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, yang diawali dengan pembacaan doa oleh Imam Ridwan.

 

Kepala madrasah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian WBK Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga. Predikat WBK merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani. “Semoga capaian ini semakin memotivasi kita untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.

 

Selain tasyakuran WBK, doa bersama juga dipanjatkan untuk para peserta Pesta Siaga dari MI Negeri 2 Purbalingga yang akan melaju ke tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab). Para siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

 

 

Tak kalah penting, doa juga dipanjatkan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Seluruh hadirin memohon agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa serta amalan lainnya di bulan penuh berkah tersebut.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara guru, pegawai, siswa, dan wali murid, serta menumbuhkan semangat religius dan integritas di lingkungan madrasah.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Kwarran Karangjambu Lepas Kontingen Terbaik ke Pesta Siaga Kwarcab Purbalingga 2026

 

 

Karangjambu — Pendopo Kecamatan Karangjambu dipenuhi semangat dan keceriaan pada Kamis, 12 Februari 2026, saat dilangsungkannya Pelepasan Kontingen Peserta Pesta Siaga Kwarran Karangjambu Tahun 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menjadi momentum penting bagi para Pramuka Siaga terbaik yang akan mewakili Kwarran Karangjambu di ajang Pesta Siaga tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purbalingga.

 

Sebanyak empat barung tergiat yang lolos dari seleksi tingkat Kwarran Karangjambu resmi dilepas, terdiri atas dua barung dari MI Negeri 2 Purbalingga, satu barung dari MI Ma’arif NU 2 Purbasari, dan satu barung dari SD Negeri 2 Jingkang. Mereka merupakan barung-barung terbaik yang siap membawa nama harum Kwarran Karangjambu di tingkat kabupaten.

 

Acara diawali dengan suasana khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Gerakan Pramuka, dan Hymne Pramuka. Selanjutnya Ketua Panitia, Kudaryoto, dalam sambutannya menyampaikan pesan agar seluruh unsur Kwarran Karangjambu bersama-sama “disengkuyung” atau saling mendukung penuh pelaksanaan Pesta Siaga di tingkat Kwarcab. Ia berharap kebersamaan dan dukungan tersebut mampu mengantarkan kontingen Karangjambu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik.

 

 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ka Mabiran Karangjambu sekaligus Camat Karangjambu, Puji Mukhlisun. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang terpilih sebagai wakil Kwarran Karangjambu. Menurutnya, kontingen yang diberangkatkan adalah nanda-nanda hebat yang membanggakan. Ia juga menyampaikan harapan besar agar para peserta mampu meraih juara dan kembali melaju ke tingkat Kwarda Jawa Tengah, sebagaimana prestasi yang diraih MI Negeri 2 Purbalingga pada tahun 2025 lalu.

 

Sebagai simbol resmi pelepasan, Ka Mabiran menyerahkan bendera barung kepada para ketua barung, menandai bahwa keempat barung telah siap dan sah diberangkatkan untuk bertanding di tingkat Kwarcab Purbalingga.

 

 

Suasana semakin semarak pada sesi penutup ketika masing-masing barung menampilkan pentas seni berupa beragam tarian. Penampilan penuh keceriaan dan kreativitas tersebut tidak hanya menghibur para hadirin, tetapi juga menjadi wujud semangat dan kekompakan para Pramuka Siaga Kwarran Karangjambu dalam mengawali langkah mereka menuju ajang Pesta Siaga tingkat kabupaten.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari seluruh pihak, kontingen Kwarran Karangjambu diharapkan mampu mengukir prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah di Pesta Siaga Kwarcab Purbalingga Tahun 2026.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Naik Level Bersama: Amanat Upacara yang Memotivasi Peserta Didik Menjadi Lebih Baik

 

 

 

Suasana lapangan madrasah pada Senin pagi terasa lebih khidmat dan bersemangat dari biasanya. Upacara bendera rutin hari Senin kali ini menjadi momen istimewa karena kelas V untuk pertama kalinya mendapat amanah sebagai petugas upacara. Lebih dari itu, mereka juga menjalankan tugas dalam format tata upacara pelaksanaan yang baru, sehingga memberikan nuansa berbeda dalam kegiatan yang sudah menjadi tradisi madrasah ini.

 

Sejak pagi, para peserta didik kelas V tampak serius dan penuh kesiapan. Mulai dari pengibar bendera, pemimpin upacara, pembaca UUD 1945, hingga petugas doa, semuanya melaksanakan perannya dengan tertib dan percaya diri. Meskipun ini adalah pengalaman pertama mereka menjadi petugas upacara, penampilan kelas V mendapat apresiasi langsung dari pembina upacara karena dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.

 

 

Dalam amanatnya, pembina upacara mengangkat tema yang sangat dekat dengan dunia peserta didik, yaitu “Level Kehidupan.” Dengan menggunakan handphone sebagai alat peraga, pembina mengajak peserta didik membayangkan bagaimana dalam sebuah game, seorang pemain tidak bisa langsung berada di level tertinggi tanpa menyelesaikan level-level sebelumnya. Demikian pula dalam kehidupan dan pendidikan. Sebelum peserta didik dapat naik ke level kelas 6, mereka harus menuntaskan level kelas 1 sampai 5 dengan baik.

 

Pembina kemudian mengajak peserta didik berdialog secara interaktif:
“Kalau di game, apa yang terjadi kalau kita lompat level?”

Peserta didik pun menjawab dengan antusias bahwa permainan akan gagal atau tidak bisa dilanjutkan. Dari sini, pembina menegaskan bahwa setiap jenjang kelas adalah tahapan penting yang membentuk kesiapan peserta didik untuk melangkah ke tingkat berikutnya.

 

Agar bisa “naik level” dengan baik menuju kelas 6, pembina menjelaskan bahwa peserta didik membutuhkan beberapa “senjata kehidupan.” Senjata itu antara lain rajin belajar, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, jujur, pantang menyerah, dan mau bekerja sama. Seperti halnya dalam game, tanpa senjata yang tepat, tantangan akan sulit dilewati. Begitu pula dalam kehidupan belajar di madrasah.

 

Amanat disampaikan secara kontekstual dan dekat dengan keseharian peserta didik. Pembina bahkan sesekali menunjukkan layar handphone, mengaitkan fitur-fitur dalam game dengan realitas belajar, sehingga peserta didik terlihat antusias, tersenyum, dan terlibat aktif dalam menyimak amanat.


 

Upacara hari itu tidak hanya menjadi ajang pelaksanaan tugas bagi kelas V, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta didik tentang pentingnya menjalani setiap tahapan belajar dengan sungguh-sungguh. Dengan semangat “Level Kehidupan”, diharapkan seluruh peserta didik semakin termotivasi untuk terus berkembang, naik level, dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah

 

Siaga Berprestasi! Barung Putra dan Putri Pangkalan MI Negeri 2 Purbalingga Sabet Tergiat I Kwarran Karangjambu 2026

 

 

Purbalingga — Prestasi membanggakan diraih barung putra dan barung putri Pangkalan MI Negeri 2 Purbalingga dalam ajang Pesta Siaga Kwartir Ranting (Kwarran) Karangjambu Tahun 2026 (04/02/2026). Keduanya berhasil meraih predikat Tergiat I, mengungguli barung-barung lain dalam kegiatan kepramukaan yang penuh semangat, kreativitas, dan ketangkasan tersebut.

 

Kegiatan Pesta Siaga ini diikuti oleh 20 barung putra dan 20 barung putri dari berbagai gugus depan di wilayah Kwarran Karangjambu. Seluruh peserta harus mengikuti dan menyelesaikan serangkaian tantangan di sembilan taman kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan, karakter, dan wawasan kepramukaan. Kesembilan taman tersebut meliputi Taman Ketaqwaan, Taman Karakter Siaga, Taman Pengamatan dan Daya Ingat, Taman Scouting Skills, Taman Bermain Ketangkasan, Taman Wawasan Kebangsaan, Taman Pentas Seni Budaya, serta Taman Bumbung Kemanusiaan.

 


Pada setiap taman, peserta diuji tidak hanya dari sisi kemampuan fisik dan pengetahuan, tetapi juga sikap, kerja sama, serta kepedulian sosial. Di Taman Ketaqwaan, peserta menunjukkan sikap religius melalui hapalan surat-surat pendek. Sementara di Taman Karakter Siaga, mereka diuji pengetahuannya tentang tanda pengenal pramuka. Tantangan di Taman Pengamatan dan Daya Ingat melatih ketelitian dan konsentrasi, sedangkan di Taman Scouting Skills para siaga mempraktikkan keterampilan dasar kepramukaan yaitu simpul dan ikatan serta keterampilan membaca dan menggunakan Kompas.

 

 

Barung putra dan putri yang meraih Tergiat I tampil konsisten unggul di hampir seluruh taman. Kekompakan, keceriaan, serta kemampuan menyelesaikan setiap tantangan dengan baik menjadi kunci keberhasilan mereka. Penampilan kreatif pada Taman Pentas Seni Budaya semakin memperkuat nilai keunggulan kedua barung tersebut.

 

Dengan diraihnya predikat Tergiat I, barung putra dan barung putri tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menunjukkan bahwa nilai-nilai kepramukaan telah tumbuh kuat dalam diri setiap siaga. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan gugus depan masing-masing di masa mendatang.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

 

Talenta Muda Matematika MIN 2 Purbalingga Bersinar di Ajang KMNR

 

 

Purbalingga - Sebanyak 11 peserta didik MI Negeri 2 Purbalingga mengikuti babak penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke- 21 tingkat kota/kabupaten se-Indonesia yang diselenggarakan sebagai ajang penjaringan peserta terbaik menuju tingkat yang lebih tinggi. Para siswa tampil dengan penuh semangat dan kesungguhan dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut kemampuan logika, pemahaman konsep, serta ketelitian tinggi.

 

Dari hasil seleksi tersebut, empat siswa berhasil lolos ke tahap semifinal. Tiga di antaranya berasal dari kelas VI, yaitu Abu Dzar Al Ghifari, Mikail Arundaya Triadji, dan Ubayu Fairus Hafi. Sementara itu, satu siswa lainnya berasal dari kelas IV, yaitu Faza Syarifatun Nisa, yang juga berhasil menunjukkan kemampuan luar biasa dan bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah.

 

 

Kepala MI Negeri 2 Purbalingga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan yang dilakukan oleh para guru. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan peserta didik yang unggul dalam bidang akademik, khususnya matematika. Diharapkan, para siswa yang lolos ke tingkat provinsi dapat terus meningkatkan persiapan dan menjaga semangat belajar.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Aris Munadzir

 

SENIRAMA (Senin Upacara Tematik): Ahmad Fauzi Ajak Siswa Bijak Gunakan Handphone

 

 

Purbalingga - Pelaksanaan upacara bendera rutin kembali digelar di halaman sekolah pada Senin pagi (02/02/2026) dengan suasana tertib dan khidmat. Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa-siswi kelas VI yang menunjukkan kesiapan, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan setiap rangkaian kegiatan. Mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, hingga dirigen, seluruh petugas melaksanakan tugasnya dengan sangat baik sehingga upacara berlangsung lancar dan tertib.

 

 

 

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Wali Kelas V, Ahmad Fauzi. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada petugas upacara dari kelas VI serta seluruh peserta upacara yang telah mengikuti kegiatan dengan sikap disiplin dan penuh penghormatan. Menurut beliau, keberhasilan sebuah upacara tidak hanya ditentukan oleh petugas, tetapi juga oleh seluruh peserta yang tertib, khusyuk, dan menghargai proses kegiatan.

 

Lebih lanjut, Ahmad Fauzi menyampaikan amanat tentang pentingnya bijak dalam menggunakan handphone. Ia menjelaskan bahwa handphone adalah alat yang sangat bermanfaat apabila digunakan dengan tepat, seperti untuk belajar, mencari informasi, dan berkomunikasi. Namun, jika digunakan secara berlebihan atau tidak sesuai, handphone justru dapat mengganggu waktu belajar.

 

 

Menariknya, dalam menyampaikan amanat tersebut, Ahmad Fauzi menggunakan media handphone secara langsung. Ia mengajak siswa untuk berdialog dan menjawab beberapa pertanyaan seputar kebiasaan mereka menggunakan gawai. Suasana pun menjadi lebih hidup dan interaktif. Siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan handphone, baik untuk belajar maupun hiburan.

 

Melalui pendekatan yang komunikatif dan kontekstual ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya mengatur waktu dan bersikap bijak dalam memanfaatkan teknologi. Kegiatan upacara pagi itu pun tidak hanya menjadi sarana pembinaan kedisiplinan, tetapi juga sebagai wahana edukasi karakter dan literasi digital bagi seluruh peserta.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Aris Munadzir

 

Barung Putri MI Negeri 2 Purbalingga Torehkan Prestasi pada Pesta Siaga Kwarcab Kabupaten Purbalingga

    Purbalingga - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Barung Hijau Putri dari MI Negeri 2 Purbalingga dalam ajang Pesta Siaga...