Dua Murid MIN 2 Purbalingga Lolos Penyisihan KSNR ke-8 Tingkat Kabupaten/Kota

 

 

Purbalingga (14/09/26) — Kabar membanggakan datang dari dua murid MIN 2 Purbalingga yang berhasil lolos dalam babak penyisihan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kedua murid tersebut adalah Muhammad Zafran Al Kautsar, kelas V, dan Ayudhia Zahwa Salsabila, kelas IV.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi MIN 2 Purbalingga sekaligus menjadi bukti semangat murid dalam mengembangkan kemampuan berpikir, bernalar, dan berkompetisi di bidang sains.

 

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, piagam penghargaan diberikan kepada Muhammad Zafran Al Kautsar dan Ayudhia Zahwa Salsabila dalam kegiatan upacara rutin hari Senin di MIN 2 Purbalingga, Senin (14/9/2026).

Penyerahan penghargaan dilakukan di hadapan seluruh murid, pendidik, dan tenaga kependidikan. Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kedua murid untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan kompetisi selanjutnya.

 

Kepala MIN 2 Purbalingga, Muhammad Baihaqi, S.IP., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Keberhasilan lolos babak penyisihan diharapkan tidak menjadi titik akhir, tetapi menjadi langkah untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan hasil terbaik pada tahap berikutnya.

Capaian Muhammad Zafran dan Ayudhia juga menjadi motivasi bagi murid MIN 2 Purbalingga lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi, mengembangkan potensi, serta bersungguh-sungguh dalam belajar.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam memberikan ruang bagi murid untuk berkembang dan berprestasi sesuai dengan potensi yang dimiliki.


Selamat kepada Muhammad Zafran Al Kautsar dan Ayudhia Zahwa Salsabila. Semoga terus percaya diri, tekun berlatih, dan mampu meraih hasil terbaik pada tahapan KSNR ke-8 berikutnya.

 

News writer and photo: Khunafatul Arrofah

 

SENIRAMA (Senin Upacara Tematik): Kamad Tekankan Kebersihan, Ketertiban, dan Kesungguhan Belajar

 

Purbalingga — Upacara rutin hari Senin kembali dilaksanakan oleh keluarga besar MIN 2 Purbalingga, Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh murid, pendidik, serta tenaga kependidikan MIN 2 Purbalingga.

 

Kepala MIN 2 Purbalingga, Muhammad Baihaqi, S.IP., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan sejumlah pesan kepada para murid, terutama terkait pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan madrasah.

 

Sebelum menyampaikan amanat, pembina upacara terlebih dahulu memberikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar murid semakin percaya diri dalam menjalankan tanggung jawab yang diberikan.

 

Kamad mengingatkan bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan madrasah yang bersih dan nyaman akan mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih baik. Selain kebersihan, ketertiban juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya disiplin di madrasah.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kamad juga memberikan motivasi agar para murid bersungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran. Ia mengajak murid untuk tidak sekadar mengucapkan ikrar pelajar, tetapi juga berusaha mewujudkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya melalui sikap dan tindakan sehari-hari, khususnya dalam belajar.

 

 

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi murid bahwa kesungguhan dalam belajar merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sebagai pelajar. Semangat untuk belajar, disiplin, dan terus berusaha diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian murid MIN 2 Purbalingga.

 

Upacara kemudian ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada dua murid MIN 2 Purbalingga yang berhasil lolos dalam babak penyisihan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) Ke-8 Tingkat Kabupaten/Kota Se-Indonesia

Kedua murid tersebut adalah Muhammad Zafran Al Kautsar, kelas V, dan Ayudhia Zahwa Salsabila, kelas IV. Keduanya menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih.

 

         

 

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kedua murid untuk terus mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan kompetisi berikutnya. Di sisi lain, prestasi tersebut juga menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk berani belajar, berlatih, dan berprestasi sesuai dengan potensi masing-masing.

 

Melalui upacara rutin hari Senin, MIN 2 Purbalingga tidak hanya menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab, tetapi juga terus membangun budaya madrasah yang peduli terhadap kebersihan, tertib dalam menjalankan aturan, serta memiliki semangat belajar dan berprestasi.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 


MIN 2 Purbalingga Kirim Enam Talenta Terbaik ke OMI Tingkat Kabupaten

MIN 2 Purbalingga Kirim Enam Talenta Terbaik ke OMI Tingkat Kabupaten

 


Purbalingga (09/06/26) – Enam murid terbaik MIN 2 Purbalingga siap membawa nama madrasah dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026. Keenam peserta tersebut akan berkompetisi pada dua bidang, yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

 

Pada bidang Matematika, MIN 2 Purbalingga mengirimkan tiga peserta, yakni Tristan Kenzie dan Aiko Abdul Fahmi dari kelas VI, serta Fatkhan Imamun Naja dari kelas V. Sementara pada bidang IPA, tiga peserta yang dipercaya mewakili madrasah adalah Andreas Gavin Zain Ramadhan dan Leni Maulidia dari kelas VI, serta Faza Syarifatun Nisa dari kelas V.

 

Sebelum bertolak menuju titik lokasi pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten, keenam peserta terlebih dahulu mendapatkan pengarahan dari Kepala MIN 2 Purbalingga. Pengarahan tersebut diberikan sebagai bentuk kesiapan sekaligus penguatan mental bagi para peserta sebelum mengikuti kompetisi.

 


 

Dalam arahannya, Kepala Madrasah memberikan motivasi agar seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri, tenang, dan teliti. Peserta juga diingatkan untuk memberikan kemampuan terbaik serta menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Kompetisi bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, pengalaman, dan kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan,” demikian pesan yang disampaikan kepada para peserta.

 Keikutsertaan enam murid dalam OMI Tingkat Kabupaten ini menjadi bagian dari upaya MIN 2 Purbalingga dalam memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi dan prestasi akademiknya. Persiapan yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menghadapi kompetisi dengan optimal.

 

 


Dengan semangat dan doa, keenam perwakilan MIN 2 Purbalingga berangkat membawa harapan untuk memberikan hasil terbaik. Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran, ketenangan dalam mengerjakan soal, serta mampu mengharumkan nama MIN 2 Purbalingga dalam ajang OMI Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah


Semarak ETK Kwarran Karangjambu 2026, MI Negeri 2 Purbalingga Sambut Rombongan dengan Tari dan Pengombyong

 

 

Purbalingga (07/09/2026) – Kedatangan Pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarran Karangjambu Tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar MI Negeri 2 Purbalingga. Para murid turut ambil bagian dalam menyambut rombongan dengan berbagai penampilan seni dan kegiatan pendampingan hingga menuju titik lokasi yang telah ditentukan.

 

Rombongan ETK disambut oleh siswa-siswi MI Negeri 2 Purbalingga yang telah bersiap di sepanjang jalur kedatangan. Kehadiran para murid tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap perjalanan Estafet Tunas Kelapa sebagai salah satu rangkaian kegiatan kepramukaan.

Penyambutan semakin menarik dengan penampilan Tari Kebo Giro dan Tari Semapur yang dibawakan oleh siswa-siswi MI Negeri 2 Purbalingga. Penampilan seni tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk turut memeriahkan kegiatan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya kepada para murid.

 

 

Selain penampilan tari, pasukan pengombyong juga turut mengambil peran dalam kegiatan tersebut. Mereka mendampingi rombongan ETK dalam perjalanan hingga mencapai titik lokasi yang telah ditentukan. Kekompakan antara pasukan pengombyong dan rombongan menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai penting dalam Gerakan Pramuka.

 

Bagi siswa-siswi MI Negeri 2 Purbalingga, keterlibatan dalam penyambutan ETK menjadi pengalaman pembelajaran di luar kelas. Mereka dapat menyaksikan secara langsung semangat para anggota Pramuka dalam menjalankan rangkaian kegiatan sekaligus belajar mengenai pentingnya kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.

 

Melalui momentum ini, MI Negeri 2 Purbalingga turut mendukung pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Kwarran Karangjambu Tahun 2026. Semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Aris Munadzir

 

Asah Kemampuan dan Nalar, Enam Murid MIN 2 Purbalingga Ikuti KSNR-8 IPAS

 

 

Purbalingga – Sebanyak enam murid MIN 2 Purbalingga mengikuti babak penyisihan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 Tahun 2026 bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang dilaksanakan di Purwokerto, Minggu (23/8/2026).

Keenam murid tersebut berasal dari tiga jenjang kelas. Mereka terdiri atas tiga murid kelas IV, yaitu Adila Naura Zahida, Ayudhia Zahwa Salsabila, dan Niro Biyanzid IlmannaFe'a; satu murid kelas V, yaitu Muhammad Zafran Al Kautsar; serta dua murid kelas VI, yaitu Aiko Abdulah Fahmi dan Tristan Kenzie.

 


Dalam babak penyisihan ini, para murid mengerjakan soal-soal bidang IPA yang dirancang untuk menguji pemahaman konsep sekaligus kemampuan berpikir dan bernalar. Keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk mengukur kemampuan diri, menambah pengalaman berkompetisi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya MIN 2 Purbalingga dalam memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi akademiknya. Melalui keikutsertaan dalam kompetisi, murid didorong untuk berani menghadapi tantangan, meningkatkan motivasi belajar, dan memperoleh pengalaman baru di luar pembelajaran rutin di madrasah.

 

 

Seluruh peserta mengikuti babak penyisihan dengan penuh semangat dan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Hasil babak penyisihan masih menunggu pengumuman dari panitia, sehingga keikutsertaan kali ini menjadi langkah awal bagi para murid dalam mengikuti rangkaian KSNR-8.

MIN 2 Purbalingga memberikan apresiasi kepada para peserta atas semangat dan keberanian mereka mewakili madrasah. Semoga pengalaman mengikuti babak penyisihan KSNR-8 menjadi pengalaman berharga dan memberikan motivasi bagi mereka untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mencintai ilmu pengetahuan.

 

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah

MI Negeri 2 Purbalingga Laksanakan Pembagian Ijazah Lulusan Tahun 2026

 

 

Purbalingga, (18/08/26)— MI Negeri 2 Purbalingga melaksanakan kegiatan pembagian ijazah bagi alumni Tahun 2026 pada Selasa (18/8) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan administrasi madrasah kepada murid yang telah menyelesaikan pendidikan.

 

Dari total 24 alumni Tahun 2026, sebanyak 19 alumni hadir dan telah melakukan pengambilan ijazah secara langsung. Sementara itu, 5 alumni lainnya berhalangan hadir karena sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren yang berada di luar kota.

 

Pembagian ijazah berlangsung dengan tertib dan lancar. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan komitmen MI Negeri 2 Purbalingga dalam memberikan pelayanan administrasi pendidikan secara tertib, efektif, dan tepat waktu. Setelah dokumen ijazah tersedia, madrasah segera memfasilitasi proses pembagiannya sehingga dapat diterima oleh para alumni tanpa menunggu waktu yang lama.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya MI Negeri 2 Purbalingga untuk terus menjaga ketertiban administrasi sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada murid dan alumni. Administrasi yang tertata tidak hanya mendukung kelancaran pengelolaan madrasah, tetapi juga memastikan hak murid atas dokumen pendidikan dapat diberikan secara tepat dan cepat.

 

 

MI Negeri 2 Purbalingga berharap seluruh alumni Tahun 2026 dapat terus melanjutkan pendidikan dengan baik, mengembangkan potensi diri, serta senantiasa membawa nama baik almamater di jenjang pendidikan berikutnya.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Aris Munadzir

 

Peringati HUT ke-81 RI, Warga MIN 2 Purbalingga Kenakan Pakaian Adat dan Ikuti Upacara Bendera

 

 

Purbalingga, 17 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MIN 2 Purbalingga melaksanakan upacara bendera pada Senin (17/8/2026). Seluruh warga madrasah kompak mengenakan pakaian adat Nusantara sesuai amanat peringatan HUT Kemerdekaan RI.

 

Upacara bendera dilaksanakan di halaman MIN 2 Purbalingga dan diikuti oleh seluruh warga madrasah. Yang istimewa, seluruh petugas upacara pada kesempatan tersebut berasal dari unsur pendidik dan tenaga kependidikan MIN 2 Purbalingga. Kepala MIN 2 Purbalingga, Muhammad Baihaqi, S.IP., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan Sambutan Menteri Agama Republik Indonesia pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, yang ditandatangani Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

 

Dalam sambutannya, Menteri Agama mengingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan, darah, air mata, dan doa para pendahulu bangsa. Kemerdekaan yang diraih harus disyukuri sekaligus diwujudkan melalui kerja nyata untuk bangsa dan negara. Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah tentang keberagaman dan kerukunan. Indonesia menjadi bangsa yang besar karena keberagamannya. Oleh karena itu, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk saling menguatkan. Rumah ibadah dan lembaga pendidikan, termasuk madrasah, diharapkan menjadi tempat tumbuhnya ilmu, akhlak, kedamaian, dan kemaslahatan.

 

 

 

Pesan tersebut terasa semakin nyata dalam pelaksanaan upacara di MIN 2 Purbalingga. Mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, para pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik tampil dalam keberagaman busana yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.

Pakaian adat bukan sekadar busana, tetapi menjadi simbol bahwa keberagaman merupakan bagian dari identitas dan kekuatan Indonesia. Melalui kegiatan ini, warga madrasah diajak untuk mengenal, menghargai, dan mencintai budaya bangsa sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati di tengah perbedaan.

 

Dalam sambutannya, Menteri Agama juga menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam membangun pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga membentuk karakter. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, pendidikan diarahkan untuk melahirkan peserta didik yang berkarakter dan toleran. Selain itu, program Ekoteologi juga didorong untuk menggerakkan aksi nyata dalam pelestarian alam.

Lebih lanjut, Menteri Agama mengingatkan bahwa bangsa Indonesia sedang memasuki zaman baru dengan perkembangan teknologi dan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat. Namun, kemajuan teknologi tidak boleh membuat manusia kehilangan sisi kemanusiaannya.

AI boleh semakin cerdas, tapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tapi akhlak tidak boleh tertinggal.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi dunia pendidikan untuk terus mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai agama, akhlak, etika, dan kemanusiaan.

 

Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga amanat pembina upacara diikuti dengan penuh penghormatan oleh seluruh peserta.

 

 

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MIN 2 Purbalingga menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan merupakan warisan perjuangan para pahlawan yang harus dijaga dan diisi dengan karya nyata. Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, maka generasi saat ini harus melanjutkan perjuangan melalui ilmu pengetahuan, integritas, pengabdian, serta pemanfaatan teknologi untuk kebaikan manusia dan alam.

 

Dengan semangat keberagaman, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air, keluarga besar MIN 2 Purbalingga berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan madrasah yang religius, berkarakter, toleran, berbudaya, dan berwawasan kebangsaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Dua Murid MIN 2 Purbalingga Lolos Penyisihan KSNR ke-8 Tingkat Kabupaten/Kota

    Purbalingga (14/09/26) — Kabar membanggakan datang dari dua murid MIN 2 Purbalingga yang berhasil lolos dalam babak penyisihan Kompe...