Mikail Arundaya, siswa Kelas VI MIN 2 Purbalingga Raih Juara Harapan 1 dalam Gebyar Sains dan Seni SD-MI Piala Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga

 

Purbalingga, 7 Mei 2026 MI Negeri 2 Purbalingga kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar Sains dan Seni SD-MI Piala Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga. Pada kegiatan tersebut, MIN 2 Purbalingga mengirimkan sebanyak tujuh siswa terbaik sebagai perwakilan peserta lomba.

 

Terdiri atas dua siswa kelas V dan lima siswa kelas VI, para peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan percaya diri. Mereka telah mempersiapkan diri secara maksimal melalui berbagai latihan dan pendampingan dari guru pembimbing.

 

 

Dari tujuh peserta yang mengikuti kompetisi, satu siswa berhasil lolos ke babak final, yaitu Muhammad Mikail Arundaya Triajie. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIN 2 Purbalingga karena mampu bersaing dengan peserta dari berbagai SD dan MI di Kabupaten Purbalingga.


 

Pada babak final, Muhammad Mikail Arundaya Triajie menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga akhirnya berhasil meraih Juara Harapan 1. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa MIN 2 Purbalingga memiliki potensi dan kemampuan yang unggul di bidang akademik maupun nonakademik.


Kepala MIN 2 Purbalingga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan seluruh peserta yang telah membawa nama baik madrasah. Beliau berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan percaya diri dalam mengikuti berbagai kompetisi.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan orang tua. Semoga ke depan MIN 2 Purbalingga dapat terus mencetak generasi yang berprestasi dan membanggakan,” ujar Muhammad Baihaqi.


Dengan raihan tersebut, MIN 2 Purbalingga semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi peserta didik, baik di bidang sains maupun seni.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 


Jelang Ujian Madrasah, Siswa Kelas VI Ikuti Istighasah Bersama Orang Tua

 

 

Purbalingga, 6 Mei 2026 menjadi momen penuh khidmat bagi guru, siswa, dan wali siswa kelas VI dalam melaksanakan kegiatan istighasah bersama sebagai persiapan menghadapi Ujian Madrasah yang akan dilaksanakan pada 8 Mei 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Suasana religius dan penuh kekeluargaan tampak sejak awal acara dimulai. Para siswa duduk bersama orang tua dan guru, memanjatkan doa serta harapan agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik dalam menghadapi ujian.

 

 

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Madrasah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh siswa dan wali siswa bahwa keberhasilan tidak hanya diraih melalui usaha dan belajar yang keras, tetapi juga harus diiringi dengan doa serta tawakal kepada Allah Swt.

 

“Selain berusaha semaksimal mungkin dalam belajar, kita juga perlu memanjatkan doa kepada Allah agar diberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil yang terbaik,” tutur Muhammad Baihaqi di hadapan peserta istighasah.

 

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan salam-salaman antara siswa, wali siswa, serta para guru. Momen tersebut berlangsung penuh haru dan keakraban sebagai bentuk dukungan dan doa bersama menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah.

 

 

Para wali siswa menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap anak-anak dapat mengikuti ujian dengan lancar serta memperoleh hasil yang membanggakan.

Melalui kegiatan istighasah bersama ini, madrasah berharap seluruh siswa kelas VI mampu menjalani Ujian Madrasah dengan penuh semangat, percaya diri, dan mendapatkan hasil terbaik sesuai harapan bersama.

 

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah

Tumbuhkan Semangat Pendidikan, MI Negeri 2 Purbalingga Gelar Upacara Hardiknas 2026

 

 

MI Negeri 2 Purbalingga melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 pada Jumat, 2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman madrasah dengan diikuti seluruh warga madrasah.

Pelaksanaan upacara mengacu pada protokol tata upacara resmi sesuai surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan doa.

 

 

Petugas upacara pada kegiatan ini adalah seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MI Negeri 2 Purbalingga. Adapun tim paduan suara dipercayakan kepada seluruh siswa kelas VI yang tampil dengan penuh semangat dan kekompakan.

Dalam amanatnya, pembina upacara membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam pidato tersebut disampaikan:

“Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, serta semangat kita dalam memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui pendidikan yang berkualitas, kita berupaya mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.”

Selain itu, juga ditekankan pentingnya peran seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.


 

Upacara peringatan ini menjadi wujud nyata komitmen MI Negeri 2 Purbalingga dalam mendukung kemajuan pendidikan serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kedisiplinan kepada para siswa.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

“Who Am I”: Refleksi Diri Melalui Cermin Jadi Pesan Utama Upacara Hari Senin di MI Negeri 2 Purbalingga

 

 

Purbalingga — Upacara bendera rutin hari Senin (27/04/2026) di halaman madrasah berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh warga madrasah mengikuti kegiatan ini dengan disiplin, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.


Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Wali Kelas III, Ina Fitriani, menyampaikan amanat bertema “Who Am I” yang dikemas secara menarik dengan menggunakan alat peraga berupa cermin. Penggunaan cermin sebagai media penyampaian pesan membuat suasana upacara menjadi lebih hidup dan bermakna bagi para siswa.

 

 

Dalam amanatnya, Ina Fitriani mengajak peserta didik untuk melalui tiga tahapan penting dalam memahami jati diri. Tahap pertama adalah mengenali diri, yang diibaratkan seperti bercermin—melihat siapa diri kita sebenarnya, baik kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki.


Tahap kedua adalah melakukan, yakni bagaimana siswa mampu mengembangkan potensi diri melalui tindakan nyata. Ia menekankan bahwa setelah mengenali diri, setiap siswa perlu berusaha memperbaiki diri dengan melakukan hal-hal positif, seperti rajin belajar, disiplin, dan menjaga sikap.

 

 

Selanjutnya, tahap ketiga adalah merefleksi, yaitu mengevaluasi diri atas apa yang telah dilakukan. Dengan refleksi, siswa diharapkan mampu belajar dari pengalaman dan terus memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

“Cermin tidak hanya menunjukkan wajah kita, tetapi juga mengingatkan kita untuk selalu melihat ke dalam diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesan Ina Fitriani dalam amanatnya.

Upacara berlangsung lancar dengan seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti secara tertib. Amanat yang disampaikan memberikan kesan mendalam bagi para peserta, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya mengenali dan mengembangkan potensi diri.


Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta refleksi diri dapat terus tertanam dalam diri setiap siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Sabtu Produktif dengan Program BATU BERAT

 

 

 

Madrasah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan melalui program unggulan bertajuk “BATU BERAT” (Bakti Tulus Bersih Rapi Terjaga). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu pada minggu ke-1 dan ke-3 setiap bulannya, dengan melibatkan seluruh warga madrasah.

 

Program BATU BERAT tidak hanya berfokus pada kegiatan bersih-bersih semata, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kerja sama antarwarga madrasah. Seluruh peserta, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, turut ambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah dan area sekitarnya.


 

Kegiatan ini biasanya diawali dengan pengarahan singkat, kemudian dilanjutkan dengan pembagian tugas di berbagai titik, seperti halaman sekolah, ruang kelas, taman, hingga lingkungan sekitar madrasah. Dengan semangat gotong royong, para peserta bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.

 

Menurut pihak madrasah, program ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan sejak dini. Selain itu, lingkungan yang bersih dan terjaga juga mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih optimal.

 

 

Dengan adanya program BATU BERAT, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam membangun budaya hidup bersih dan tertib di tengah masyarakat.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Kokulikuker Fiqih: Inovasi Pembelajaran Qurban Terpadu Kelas V MI Negeri 2 Purbalingga

 

 

Purbalingga (04/04/26) - MI Negeri 2 Purbalingga menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Kokulikuker Fiqih bertema Praktek Qurban. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori ibadah dengan praktik nyata di kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, kegiatan ini juga mengembangkan sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik) siswa, khusunya siswa kelas V (lima) secara seimbang.

 

Dalam pelaksanaannya, materi fiqih tentang qurban diintegrasikan dengan berbagai mata pelajaran lain. Pada integrasi dengan IPAS, siswa mempelajari teknik penyembelihan halal dengan memahami anatomi hewan, seperti letak urat, saluran pernapasan, dan aliran darah. Hal ini bertujuan agar proses penyembelihan dilakukan secara cepat, tepat, dan tidak menyiksa hewan, sesuai prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare).

 

Sementara itu, integrasi dengan Matematika diterapkan melalui kegiatan manajemen distribusi daging qurban. Siswa dilatih menghitung berat daging, membagi dalam satuan kilogram, serta menentukan jumlah paket yang akan dibagikan kepada pihak yang berhak, seperti fakir, miskin, dan shohibul qurban. Kegiatan ini melatih ketelitian dan kemampuan berhitung secara nyata.

 

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diarahkan untuk menyusun laporan serta teks prosedur terkait pelaksanaan qurban, mulai dari tata cara penyembelihan hingga doa-doa yang dibaca. Mereka juga menuliskan pengalaman dalam bentuk narasi, sehingga kemampuan literasi siswa turut berkembang.

 

Selain itu, integrasi dengan IPS membantu siswa memahami hikmah sosial dari ibadah qurban. Siswa diajak menganalisis dampak ekonomi dan sosial, seperti pemberdayaan peternak lokal serta pemerataan gizi bagi masyarakat kurang mampu.

 

 

Kegiatan praktik dilakukan secara langsung melalui simulasi penyembelihan menggunakan replika hewan qurban dari kardus. Siswa mempraktikkan tahapan penting, seperti membaringkan hewan ke rusuk kiri, menghadap kiblat, serta membaca doa. Tidak hanya itu, siswa juga dilibatkan dalam manajemen qurban, mulai dari pencatatan administrasi, penimbangan, hingga pendistribusian.

 

 

Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga belajar menganalisis kriteria hewan qurban yang sah sesuai kaidah fiqih, seperti cukup umur dan tidak cacat. Hal ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif.

 

Melalui kegiatan Kokulikuker Fiqih ini, nilai-nilai penting seperti ketakwaan dan keikhlasan dengan meneladani Nabi Ibrahim AS, semangat berbagi, serta kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat ditanamkan sejak dini.

 

Kegiatan ini dibimbing oleh Elok Kuni Mayasari selaku guru pembimbing dan didampingi oleh Ahmad Fauzi sebagai guru pendamping, yang turut mengarahkan siswa dalam setiap tahapan pembelajaran agar berjalan dengan optimal.

 

Dengan pendekatan terintegrasi ini, pembelajaran fiqih qurban di MIN 2 Purbalingga menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya memahami hukum secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan serta mengambil hikmah dari ibadah qurban dalam kehidupan sehari-hari.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Siswa Kelas VI MIN 2 Purbalingga Laksanakan Ujian Praktik IPAS dengan Proyek Diorama Tata Surya

 

Purbalingga (04/04/26) - Salah satu muatan yang diujikan adalah IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial), di mana siswa diminta menunjukkan pemahaman mereka melalui proyek kreatif berupa pembuatan diorama tata surya.

 

Dalam pelaksanaan praktik tersebut, siswa bekerja secara kelompok untuk merancang dan membuat model tata surya secara sederhana namun informatif. Mereka menggunakan berbagai bahan seperti Stirofoam, cat air, tusuk gigi dan perlengkapan lainnya untuk menggambarkan susunan planet yang mengelilingi matahari. Selain memperhatikan keindahan, siswa juga dituntut untuk menyusun posisi planet sesuai ukuran dan urutan yang benar.

 

 

Terlihat antusiasme tinggi dari para siswa selama kegiatan berlangsung. Mereka saling bekerja sama, berdiskusi, dan membagi tugas agar hasil diorama dapat diselesaikan dengan baik. Kreativitas dan kerapian menjadi salah satu aspek penilaian dalam ujian praktik ini, selain ketepatan konsep ilmiah yang ditampilkan.

 

Guru pembimbing menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa secara langsung sekaligus melatih keterampilan berpikir kreatif dan kerja sama tim. “Melalui praktik ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk karya nyata,” ujar Khunafatul Arrofah.

 

 

Hasil karya diorama yang dibuat siswa menunjukkan variasi ide yang menarik dan penuh warna. Model planet yang dibuat dengan berbagai ukuran dan warna berhasil menggambarkan karakteristik masing-masing planet dalam tata surya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga momen berharga bagi siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Dengan semangat dan kreativitas yang ditunjukkan, diharapkan mereka semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah


Mikail Arundaya, siswa Kelas VI MIN 2 Purbalingga Raih Juara Harapan 1 dalam Gebyar Sains dan Seni SD-MI Piala Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga

  Purbalingga, 7 Mei 2026 MI Negeri 2 Purbalingga kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar Sains dan Seni SD-MI Piala...