Awali Hari Pertama Pasca Idulfitri, MI Negeri 2 Purbalingga Gelar Apel dan Halal Bihalal

 

 

Purbalingga - Hari pertama masuk madrasah setelah libur panjang Hari Raya Idul fitri disambut dengan penuh semangat oleh seluruh warga MI Negeri 2 Purbalingga, Senin (30/3). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang berlangsung khidmat di halaman madrasah.

 

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Muhammad Baihaqi, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting kepada seluruh siswa untuk terus menjaga semangat dalam berangkat ke madrasah.

 

“Semangat untuk datang ke madrasah harus terus dipelihara, karena hal tersebut menjadi bekal utama dalam menumbuhkan motivasi untuk menuntut ilmu,” ujarnya di hadapan para peserta apel.


 

Selain itu, beliau juga memberikan pesan khusus kepada siswa kelas VI yang dalam waktu dekat akan menghadapi rangkaian ujian. Beliau mengingatkan agar para siswa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kedisiplinan dalam belajar.

“Siswa kelas VI harus fokus dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Persiapkan diri sebaik mungkin agar dapat meraih hasil yang maksimal,” pesannya.

 

Suasana apel berlangsung tertib dan penuh antusias. Para siswa tampak rapi dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menandai awal yang baik setelah melewati masa libur panjang.

 

 

Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi salam-salaman sebagai bentuk halal bihalal. Seluruh guru dan siswa saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.

Momen ini menjadi simbol penting dalam mempererat tali silaturahmi, baik antar guru, antara guru dan siswa, maupun antar sesama siswa. Dengan hati yang bersih dan semangat baru, seluruh warga madrasah siap kembali menjalani kegiatan pembelajaran dengan lebih baik.

Kegiatan hari pertama ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kedisiplinan, semangat belajar, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan MI Negeri 2 Purbalingga.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

“Semarak Berkah Ramadan di MI Negeri 2 Purbalingga: Peringatan Nuzulul Qur’an, Berbagi Takjil, hingga Tarawih Bersama.”

 

 

Purbalingga - Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna, MI Negeri 2 Purbalingga menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Semarak Berkah Ramadhan” pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan rangkaian acara yang sarat nilai religius dan kepedulian sosial, mulai dari peringatan Nuzulul Qur'an, tausiyah keagamaan, berbagi takjil kepada masyarakat, buka puasa bersama, hingga salat tarawih berjamaah.

 

Kegiatan diawali dengan pra acara berupa tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh para siswa. Suasana khidmat terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan madrasah sebagai pembuka kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an.

Acara inti dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Setelah itu, suasana semakin semarak dengan penampilan grup nasyid dari siswa-siswi madrasah yang membawakan lagu-lagu bernuansa Islami.

 

 

Selanjutnya, Kepala MI Negeri 2 Purbalingga menyampaikan sambutan yang berisi pesan kepada para siswa agar menjadikan momentum bulan Ramadan sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama.

 

 

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Ridwan, tenaga kependidikan dari MI Negeri 2 Purbalingga. Dalam tausiyah yang mengangkat tema “4 Orang yang Dirindukan Surga”, beliau mengajak para siswa untuk meneladani amalan-amalan baik yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan-pesan yang disampaikan dengan bahasa sederhana membuat para siswa mengikuti tausiyah dengan penuh perhatian.

 

 

Setelah seluruh rangkaian acara selesai dan ditutup dengan doa, kegiatan dilanjutkan dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat sekitar madrasah serta para pengguna jalan yang melintas di depan madrasah. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya berbagi kepada sesama.

Menjelang waktu berbuka, seluruh warga madrasah kemudian melaksanakan buka puasa bersama. Rangkaian kegiatan “Semarak Berkah Ramadhan” di MI Negeri 2 Purbalingga ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan salat tarawih berjamaah, sehingga menjadikan hari tersebut sebagai momen kebersamaan yang penuh keberkahan di bulan Ramadan.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Hari Kedua Simulasi TKA, Siswa Kelas VI MI Negeri 2 Purbalingga Uji Kemampuan Matematika

 

 

Purbalingga, 4 Maret 2026 – Pelaksanaan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) hari kedua di MI Negeri 2 Purbalingga berlangsung tertib dan lancar, Selasa (4/3). Pada hari kedua ini, siswa kelas VI mengerjakan soal dengan muatan pelajaran Matematika.

 

Sejak pukul 08.00 WIB, para siswa sudah hadir di madrasah untuk melakukan persiapan. Sebelum memulai ujian, mereka doa bersama agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan soal.

 

 

Simulasi TKA ini bertujuan untuk melatih kesiapan siswa dalam menghadapi ujian sebenarnya. Pada muatan Matematika, soal yang diujikan meliputi materi operasi hitung bilangan, pecahan, FPB dan KPK, bangun datar, serta penyelesaian soal cerita yang menuntut ketelitian dan pemahaman konsep.

Kepala madrasah menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi sarana evaluasi bagi siswa maupun guru. “Melalui kegiatan ini, kami dapat melihat sejauh mana kesiapan peserta didik, sekaligus memetakan materi yang masih perlu penguatan,” ujar Muhammad Baihaqi.

 

Salah satu siswa kelas VI, Abu Dzar Al Ghifari mengaku soal Matematika cukup menantang, terutama pada bagian soal cerita. Namun, ia tetap optimis karena sudah melakukan latihan secara rutin bersama guru di kelas.

 

 

Selama pelaksanaan simulasi, pengawas ruang memastikan suasana tetap kondusif. Siswa terlihat fokus dan serius mengerjakan soal hingga waktu yang ditentukan berakhir.

 

 

Dengan adanya simulasi hari kedua ini, diharapkan siswa kelas VI MI Negeri 2 Purbalingga semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya. Pihak madrasah juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan bimbingan intensif agar hasil yang diperoleh dapat maksimal.

 

News writer & photo: Khunafatul Arrofah

Kelas VI MI Negeri 2 Purbalingga Ikuti Simulasi TKA Hari Pertama Muatan Bahasa Indonesia

 

 

Purbalingga, 3 Maret 2026 – Siswa kelas VI MI Negeri 2 Purbalingga melaksanakan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari pertama pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan madrasah dalam menghadapi pelaksanaan TKA mendatang.

Pelaksanaan simulasi dibagi ke dalam dua sesi. Setiap sesi diikuti oleh 12 siswa agar suasana ruang ujian tetap kondusif dan proses pengerjaan soal dapat berlangsung optimal. Pengaturan ini juga membantu pengawas dalam memantau jalannya simulasi secara lebih efektif.

 

 

Pada hari pertama, muatan yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Soal-soal yang dikerjakan menekankan kemampuan memahami teks bacaan, menemukan gagasan utama, menganalisis informasi tersirat maupun tersurat, serta menyimpulkan isi bacaan. Melalui materi ini, siswa dilatih untuk meningkatkan ketelitian dan kemampuan berpikir kritis.

 

 

Sejak awal kegiatan, para siswa terlihat fokus mengikuti setiap tahapan simulasi. Sebelum ujian dimulai, guru memberikan arahan singkat terkait teknis pengerjaan serta strategi membaca soal dengan cermat. Suasana ujian berlangsung tertib hingga sesi kedua berakhir.


Melalui simulasi ini, MI Negeri 2 Purbalingga berharap seluruh siswa semakin terbiasa dengan pola soal TKA dan mampu meningkatkan kesiapan mereka, baik dari sisi akademik maupun pengelolaan waktu saat ujian berlangsung.

 

News writer & photo:  Khunafatul Arrofah

MI Negeri 2 Purbalingga Gelar Diseminasi Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 untuk Perkuat Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta

 

 

Purbalingga – MI Negeri 2 Purbalingga melaksanakan kegiatan diseminasi Implementasi Kurikulum Madrasah berdasarkan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui regulasi KMA 1503 Tahun 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ina Fitriani, guru kelas III yang telah mengikuti kegiatan Penguatan Implementasi Kurikulum Madrasah di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah. Diseminasi berlangsung selama dua hari, yakni Jumat, 20 Februari 2026 dan Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di ruang kelas IA.


Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pendidik mengenai arah kebijakan kurikulum terbaru yang menggantikan serta menguatkan regulasi sebelumnya, yaitu KMA 450 Tahun 2024. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.


Hari Pertama: Penguatan Konsep Kurikulum dan Pembelajaran Mendalam

Pada hari pertama, Jumat (20/2/2026), Ina Fitriani memaparkan secara rinci implementasi Kurikulum Madrasah berdasarkan KMA 1503 Tahun 2025. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kebijakan baru ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membawa penguatan pada substansi pembelajaran agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik di era saat ini.


 

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan kembali konsep pembelajaran mendalam (deep learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Konsep ini mendorong guru untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian kognitif, tetapi juga membangun keterlibatan emosional, spiritual, dan sosial peserta didik dalam proses belajar.


Pembelajaran mendalam diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, reflektif, dan aplikatif. Sementara itu, kurikulum berbasis cinta menjadi landasan dalam membangun suasana pembelajaran yang humanis, penuh empati, serta menanamkan nilai-nilai akhlak dan karakter mulia pada diri murid. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian yang utuh.


Hari Kedua: Integrasi Program dan Perencanaan Pembelajaran

Memasuki hari kedua, Sabtu (21/2/2026), kegiatan diseminasi berfokus pada pemahaman bahwa pembentukan karakter murid tidak hanya terjadi di ruang kelas. Ina Fitriani menjelaskan pentingnya integrasi antara kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, serta budaya madrasah sebagai satu kesatuan sistem pendidikan.


Seluruh komponen tersebut harus dirancang secara selaras dan berkesinambungan agar nilai-nilai yang ditanamkan dalam pembelajaran dapat diperkuat melalui kegiatan di luar kelas maupun pembiasaan sehari-hari di lingkungan madrasah. Budaya madrasah yang religius, disiplin, dan penuh kepedulian menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum.


 

Selain itu, peserta juga dibimbing dalam penerapan pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam perencanaan pembelajaran. Guru diarahkan untuk menyusun perangkat ajar yang tidak hanya memenuhi standar kompetensi, tetapi juga mengintegrasikan nilai karakter, refleksi, dan pengalaman belajar autentik dalam setiap kegiatan pembelajaran.


Komitmen Menuju Madrasah Berkualitas

Melalui kegiatan diseminasi ini, MI Negeri 2 Purbalingga menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan kebijakan kurikulum terbaru secara optimal. Seluruh pendidik diharapkan mampu menerjemahkan KMA 1503 Tahun 2025 ke dalam praktik pembelajaran yang inovatif, mendalam, dan berorientasi pada pembentukan karakter.


Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan berkelanjutan, MI Negeri 2 Purbalingga optimis dapat mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Barung Putri MI Negeri 2 Purbalingga Torehkan Prestasi pada Pesta Siaga Kwarcab Kabupaten Purbalingga

 

 

Purbalingga - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Barung Hijau Putri dari MI Negeri 2 Purbalingga dalam ajang Pesta Siaga yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga. Dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut, Barung Hijau Putri berhasil meraih gelar Juara Harapan 2, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi dan dibanggakan.

 

Pesta Siaga merupakan ajang tahunan bagi anggota Pramuka Siaga untuk mengembangkan karakter, keterampilan, serta jiwa kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh barung-barung terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah di wilayah Kabupaten Purbalingga. Melalui berbagai perlombaan edukatif dan menantang, para peserta diuji dalam aspek ketangkasan, kekompakan, kreativitas, serta pengetahuan kepramukaan.

 

 

Barung Hijau Putri tampil dengan penuh percaya diri dan semangat kebersamaan. Dengan persiapan yang matang serta bimbingan dari para pembina, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap mata lomba. Kekompakan tim dan disiplin yang tinggi menjadi kunci keberhasilan mereka hingga berhasil membawa pulang predikat Juara Harapan 2.

 

 

Kepala madrasah dan para guru menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi Barung Hijau Putri dan seluruh anggota Pramuka di MI Negeri 2 Purbalingga untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Semoga pada ajang-ajang berikutnya, prestasi yang diraih dapat semakin meningkat dan mengharumkan nama madrasah di tingkat yang lebih tinggi.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Tiga Momentum dalam Satu Doa: MIN 2 Purbalingga Rayakan WBK, Lepas Peserta Pesta Siaga serta Sambut Ramadan dengan Khidmat

 

 

Purbalingga – Keluarga besar MI Negeri 2 Purbalingga menggelar tasyakuran dan doa bersama di Mushola Alkhwarizmi MI Negeri 2 Purbalingga, Jumat (13/2). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensyukuri lolosnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diraih Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, sekaligus mendoakan peserta Pesta Siaga dan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

 

Acara doa bersama tersebut diikuti oleh seluruh guru, pegawai, dan siswa MI Negeri 2 Purbalingga, serta beberapa perwakilan wali murid. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, yang diawali dengan pembacaan doa oleh Imam Ridwan.

 

Kepala madrasah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian WBK Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga. Predikat WBK merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani. “Semoga capaian ini semakin memotivasi kita untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.

 

Selain tasyakuran WBK, doa bersama juga dipanjatkan untuk para peserta Pesta Siaga dari MI Negeri 2 Purbalingga yang akan melaju ke tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab). Para siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

 

 

Tak kalah penting, doa juga dipanjatkan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Seluruh hadirin memohon agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa serta amalan lainnya di bulan penuh berkah tersebut.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin mempererat kebersamaan antara guru, pegawai, siswa, dan wali murid, serta menumbuhkan semangat religius dan integritas di lingkungan madrasah.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Awali Hari Pertama Pasca Idulfitri, MI Negeri 2 Purbalingga Gelar Apel dan Halal Bihalal

    Purbalingga - Hari pertama masuk madrasah setelah libur panjang Hari Raya Idul fitri disambut dengan penuh semangat oleh seluruh wa...