Purbalingga
— MI Negeri 2 Purbalingga kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan
prestasi akademik peserta didik dengan mengirimkan 11 siswa terbaik untuk
mengikuti ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 tingkat
kota/kabupaten (11/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di MTs
Muhammadiyah 1 Purbalingga dan diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah dan
madrasah di wilayah Purbalingga.
Sebanyak
11 siswa mewakili MI Negeri 2 Purbalingga yang berasal dari berbagai jenjang
kelas, yaitu 2 siswa kelas III, 4 siswa kelas IV, 2 siswa kelas V, dan 3 siswa
kelas VI. Keikutsertaan lintas jenjang ini mencerminkan pembinaan berkelanjutan
yang dilakukan madrasah sejak kelas rendah hingga kelas tinggi, khususnya dalam
penguatan literasi numerasi dan penalaran matematika.
Kepala
MI Negeri 2 Purbalingga menyampaikan bahwa partisipasi dalam KMNR merupakan
bagian dari strategi madrasah dalam mendorong siswa untuk berpikir logis,
kritis, dan sistematis. “KMNR tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi
juga menantang siswa untuk memecahkan masalah kontekstual secara kreatif dan
bernalar. Ini sejalan dengan penguatan numerasi dalam Kurikulum Merdeka,” ujar
Baihaqi.
Ajang
KMNR sendiri dikenal sebagai kompetisi yang menitikberatkan pada kemampuan
bernalar dan memahami konsep matematika secara realistik, bukan sekadar
menghafal rumus. Oleh karena itu, para peserta dituntut untuk mampu
menganalisis situasi, mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, dan menyusun
strategi pemecahan masalah secara tepat.
Selama
pelaksanaan lomba, para siswa tampak antusias dan percaya diri mengerjakan
setiap soal yang diberikan. Mereka telah melalui proses pembinaan oleh guru
pembimbing matematika MI Negeri 2 Purbalingga melalui latihan soal berbasis
KMNR.
Melalui
keikutsertaan dalam KMNR ke-21 ini, MI Negeri 2 Purbalingga berharap dapat
menumbuhkan budaya berprestasi, memperkuat karakter pantang menyerah, serta
meningkatkan daya saing peserta didik di bidang akademik, khususnya matematika.
Hasil dari babak penyisihan tingkat kabupaten ini nantinya akan menentukan
siapa saja yang berhak melaju ke tingkat berikutnya dan membawa nama madrasah
ke level yang lebih tinggi.
News
writer: Khunafatul Arrofah
Photo:
Ahmad Fauzi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar