Purbalingga — Suasana ceria kembali terlihat di kebun hijau MI Negeri 2 Purbalingga. Setelah dua pekan lalu berhasil memanen sayur caisim, kali ini madrasah kembali memanen hasil dari kegiatan tanam mandiri, yaitu sayur buncis yang tumbuh subur di kebun madrasah.
Kegiatan
panen dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 dengan melibatkan guru dan
siswa kelas IVA. Sejak pagi, anak-anak tampak antusias memetik buncis yang sudah
siap di panen. Mereka belajar langsung bagaimana cara
memetik hasil panen dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak.
|
|
|
Kepala
MI Negeri 2 Purbalingga, menyampaikan bahwa kegiatan bercocok tanam ini
merupakan bagian dari program Madrasah Ramah Anak dan Madrasah Hijau yang terus
digalakkan. “Kami ingin anak-anak belajar langsung mencintai alam, memahami
proses tumbuhnya tanaman, dan mensyukuri hasil bumi yang mereka rawat sendiri,”
ujar H. Achmadi.
Selain
menanam dan memanen, para siswa juga diajak untuk mengenal manfaat sayur buncis
bagi kesehatan serta pentingnya mengonsumsi sayuran segar setiap hari. Kegiatan
sederhana ini menjadi sarana pembelajaran bermakna, karena selain mengajarkan ilmu
sains dan keterampilan hidup, juga menumbuhkan rasa tanggung jawab,
kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Belajar
tidak harus di dalam kelas. Dari menanam, merawat, hingga memanen, anak-anak
belajar tentang kesabaran, kerja sama, dan rasa syukur,” tambah Sohir wali
kelas IV A.
Dengan
hasil panen buncis MI Negeri 2 Purbalingga membuktikan bahwa pendidikan
berbasis lingkungan dapat berjalan menyenangkan dan bermanfaat. Semoga kegiatan
ini terus berlanjut dan menginspirasi siswa untuk menjadi generasi yang peduli
alam dan gemar menanam.
News
writer: Khunafatul Arrofah
Editor:
Achmadi
Photo:
Wahyu Setiawan





