Purbalingga,
27 Oktober 2025 — MI Negeri 2
Purbalingga terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi
guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Salah satu langkah nyata
dari upaya tersebut adalah melalui kegiatan In House Training (IHT)
bertema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Dengan Pendekatan Deep Learning” yang dilaksanakan pada
hari Senin, 27 Oktober 2025.
Kegiatan
ini merupakan rangkaian lanjutan dari workshop peningkatan kompetensi
guru yang telah diselenggarakan sebelumnya. IHT kali ini difokuskan untuk
memperdalam pemahaman para guru terhadap konsep pembelajaran yang berpusat pada
murid, dengan pendekatan yang menumbuhkan rasa kasih sayang, empati, dan
kedalaman berpikir dalam proses belajar mengajar.
Acara
dibuka secara resmi oleh Kepala MI Negeri 2 Purbalingga. Dalam sambutannya,
beliau menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pembelajaran.
“Walaupun kami berada di lingkungan dengan kondisi geografis yang serba sederhana dan jauh dari fasilitas publik, tapi kami selalu berusaha untuk melaksanakan kebijakan dari pusat dengan baik, salah satunya implementasi kurikulum pembelajaran yang bisa kami upayakan melalui workshop maupun In House Training. Saya berharap dengan adanya IHT ini, guru-guru bisa menyusun perangkat pembelajaran berbasis Kutikulum Berbasis Cinta (KBC), tujuannya bisa finalisasi perangkat pembelajaran KBC dengan pembelajaran mendala. sehingga menjadi satu kesatuan utuh dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas.” Ujar H. Achmadi.
Narasumber
utama dalam kegiatan ini adalah Sabar Munanto dan Toni Agung Prasetio. Sabar Munanto
menyampaikan materi tentang penerapan prinsip deep learning dalam
Kurikulum Merdeka, serta bagaimana nilai-nilai cinta dan kemanusiaan dapat
menjadi fondasi dalam setiap rancangan pembelajaran.
Penyampaian
materi inti dilanjutkan oleh Toni Agung Prasetio. Beliau menyampaikan
pendalaman materi berupa ilustrasi kontekstual dari apa yang sudah dijelaskan
oleh Sabar Munanto, seperti bagaimana menerapkan panca cinta dalam kegiatan
belajar mengajar, memilih dan menginersikan dimensi profil lulusan yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran dan contoh yang tepat cara penerapannya dalam
proses belajar mengajar.
Para
peserta juga diajak berdiskusi dan berlatih membuat rancangan pembelajaran yang
memadukan kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam.
Seluruh
guru tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 s.d.
16.00. Para peserta menyampaikan kesan bahwa IHT ini memberikan inspirasi baru
dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, MI Negeri 2 Purbalingga berharap seluruh
pendidik dapat menerapkan nilai-nilai cinta dalam pembelajaran serta mendorong
siswa untuk berpikir mendalam, kreatif, dan berkarakter. Kegiatan ini menjadi
bukti nyata bahwa MI Negeri 2 Purbalingga terus berinovasi untuk mewujudkan
madrasah yang unggul, humanis, dan berdaya saing.
News
writer: Khunafatul Arrofah
Editotr:
Achmadi
Photo:
Ahmad Fauzi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar