Purbalingga - Pelaksanaan
upacara bendera rutin kembali digelar di halaman sekolah pada Senin pagi (02/02/2026) dengan
suasana tertib dan khidmat. Bertindak sebagai petugas upacara adalah
siswa-siswi kelas VI yang menunjukkan kesiapan, kedisiplinan, serta tanggung
jawab yang tinggi dalam menjalankan setiap rangkaian kegiatan. Mulai dari
pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, hingga dirigen, seluruh
petugas melaksanakan tugasnya dengan sangat baik sehingga upacara berlangsung
lancar dan tertib.
Bertindak
sebagai pembina upacara adalah Wali Kelas V, Ahmad Fauzi. Dalam amanatnya,
beliau menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada petugas upacara dari kelas
VI serta seluruh peserta upacara yang telah mengikuti kegiatan dengan sikap
disiplin dan penuh penghormatan. Menurut beliau, keberhasilan sebuah upacara tidak
hanya ditentukan oleh petugas, tetapi juga oleh seluruh peserta yang tertib,
khusyuk, dan menghargai proses kegiatan.
Lebih
lanjut, Ahmad Fauzi menyampaikan amanat tentang pentingnya bijak dalam
menggunakan handphone. Ia menjelaskan bahwa handphone adalah alat yang sangat
bermanfaat apabila digunakan dengan tepat, seperti untuk belajar, mencari
informasi, dan berkomunikasi. Namun, jika digunakan secara berlebihan atau
tidak sesuai, handphone justru dapat mengganggu waktu belajar.
Menariknya,
dalam menyampaikan amanat tersebut, Ahmad Fauzi menggunakan media handphone
secara langsung. Ia mengajak siswa untuk berdialog dan menjawab beberapa
pertanyaan seputar kebiasaan mereka menggunakan gawai. Suasana pun menjadi
lebih hidup dan interaktif. Siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dan
berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan handphone, baik untuk belajar
maupun hiburan.
Melalui
pendekatan yang komunikatif dan kontekstual ini, diharapkan para siswa semakin
memahami pentingnya mengatur waktu dan bersikap bijak dalam memanfaatkan
teknologi. Kegiatan upacara pagi itu pun tidak hanya menjadi sarana pembinaan
kedisiplinan, tetapi juga sebagai wahana edukasi karakter dan literasi digital
bagi seluruh peserta.
News
writer: Khunafatul Arrofah
Photo:
Aris Munadzir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar