Purbalingga (10/06/2026) – Dalam upaya mewujudkan lingkungan
madrasah yang hijau, produktif, dan edukatif, MI Negeri 2 Purbalingga menggelar
kegiatan Sosialisasi Pengolahan Pekarangan Madrasah dan Penanaman Pohon Kopi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pemanfaatan kebun
madrasah sebagai sarana pembelajaran sekaligus mendukung program Sekolah
Adiwiyata dan suksesnya program Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
2027 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan yang diikuti oleh guru dan
tenaga kependidikan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluhan
Pertanian (BPP) Karangjambu. Materi pertama disampaikan oleh Priyanti,
yang memaparkan tentang pengolahan pekarangan madrasah agar dapat dimanfaatkan
secara optimal sebagai lahan produktif. Dalam paparannya, ia menjelaskan
berbagai konsep penataan lahan, pemilihan tanaman yang sesuai, serta strategi
pemanfaatan pekarangan sebagai media pembelajaran yang mendukung pendidikan
lingkungan hidup.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan
oleh Aji Susanto mengenai teknik penanaman dan perawatan pohon kopi. Ia
menjelaskan tahapan mulai dari pemilihan bibit yang baik, teknik penanaman yang
benar, hingga perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan optimal. Peserta juga
mendapatkan pemahaman mengenai potensi tanaman kopi sebagai salah satu
komoditas yang dapat dikembangkan di lingkungan madrasah.
Kepala MI Negeri 2 Purbalingga
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan
program pemanfaatan pekarangan atau kebun madrasah yang akan dikembangkan
secara berkelanjutan. Melalui program tersebut, madrasah berupaya menghadirkan
lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman dan asri, tetapi juga memberikan
pengalaman belajar langsung kepada peserta didik.
Program ini memiliki beberapa tujuan
penting, di antaranya mendukung pelaksanaan Sekolah Adiwiyata di MI Negeri 2
Purbalingga, mendukung kesuksesan program WBBM 2027 Kankemenag Purbalingga
khususnya pada bidang ekoteologi melalui gerakan Kemenag Asri, Eco Office di
madrasah, serta program Urban Mendoan di lingkungan madrasah. Selain itu,
kegiatan ini juga bertujuan menanamkan pendidikan karakter kepada siswa agar
memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Lebih jauh, keberadaan kebun madrasah
diharapkan dapat menjadi ruang belajar alternatif bagi peserta didik. Melalui
kegiatan bercocok tanam dan perawatan tanaman, siswa dapat belajar secara
kontekstual di luar kelas, mengembangkan keterampilan hidup, serta memahami
pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan adanya sosialisasi ini, MI
Negeri 2 Purbalingga semakin mantap melangkah menuju madrasah yang berwawasan
lingkungan. Pemanfaatan pekarangan madrasah diharapkan tidak hanya menghasilkan
lingkungan yang hijau dan produktif, tetapi juga menjadi sarana pembentukan
karakter peserta didik yang peduli, bertanggung jawab, dan mencintai alam.
News writer & photo: Khunafatul
Arrofah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar