Kokulikuker Fiqih: Inovasi Pembelajaran Qurban Terpadu Kelas V MI Negeri 2 Purbalingga

 

 

Purbalingga (04/04/26) - MI Negeri 2 Purbalingga menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Kokulikuker Fiqih bertema Praktek Qurban. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori ibadah dengan praktik nyata di kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, kegiatan ini juga mengembangkan sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik) siswa, khusunya siswa kelas V (lima) secara seimbang.

 

Dalam pelaksanaannya, materi fiqih tentang qurban diintegrasikan dengan berbagai mata pelajaran lain. Pada integrasi dengan IPAS, siswa mempelajari teknik penyembelihan halal dengan memahami anatomi hewan, seperti letak urat, saluran pernapasan, dan aliran darah. Hal ini bertujuan agar proses penyembelihan dilakukan secara cepat, tepat, dan tidak menyiksa hewan, sesuai prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare).

 

Sementara itu, integrasi dengan Matematika diterapkan melalui kegiatan manajemen distribusi daging qurban. Siswa dilatih menghitung berat daging, membagi dalam satuan kilogram, serta menentukan jumlah paket yang akan dibagikan kepada pihak yang berhak, seperti fakir, miskin, dan shohibul qurban. Kegiatan ini melatih ketelitian dan kemampuan berhitung secara nyata.

 

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa diarahkan untuk menyusun laporan serta teks prosedur terkait pelaksanaan qurban, mulai dari tata cara penyembelihan hingga doa-doa yang dibaca. Mereka juga menuliskan pengalaman dalam bentuk narasi, sehingga kemampuan literasi siswa turut berkembang.

 

Selain itu, integrasi dengan IPS membantu siswa memahami hikmah sosial dari ibadah qurban. Siswa diajak menganalisis dampak ekonomi dan sosial, seperti pemberdayaan peternak lokal serta pemerataan gizi bagi masyarakat kurang mampu.

 

 

Kegiatan praktik dilakukan secara langsung melalui simulasi penyembelihan menggunakan replika hewan qurban dari kardus. Siswa mempraktikkan tahapan penting, seperti membaringkan hewan ke rusuk kiri, menghadap kiblat, serta membaca doa. Tidak hanya itu, siswa juga dilibatkan dalam manajemen qurban, mulai dari pencatatan administrasi, penimbangan, hingga pendistribusian.

 

 

Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga belajar menganalisis kriteria hewan qurban yang sah sesuai kaidah fiqih, seperti cukup umur dan tidak cacat. Hal ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif.

 

Melalui kegiatan Kokulikuker Fiqih ini, nilai-nilai penting seperti ketakwaan dan keikhlasan dengan meneladani Nabi Ibrahim AS, semangat berbagi, serta kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat ditanamkan sejak dini.

 

Kegiatan ini dibimbing oleh Elok Kuni Mayasari selaku guru pembimbing dan didampingi oleh Ahmad Fauzi sebagai guru pendamping, yang turut mengarahkan siswa dalam setiap tahapan pembelajaran agar berjalan dengan optimal.

 

Dengan pendekatan terintegrasi ini, pembelajaran fiqih qurban di MIN 2 Purbalingga menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya memahami hukum secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan serta mengambil hikmah dari ibadah qurban dalam kehidupan sehari-hari.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MI Negeri 2 Purbalingga Umumkan Kelulusan Peserta Didik Kelas VI Tahun Pelajaran 2025.2026

      Purbalingga (02/06/26) - Sebagai bentuk transparansi sekaligus penguatan sinergi antara madrasah dan orang tua, MIN 2 Purbalingg...