Puskesmas Karangjambu Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Gigi di MI Negeri 2 Purbalingga

Purbalingga - Dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, Puskesmas Karangjambu menyelenggarakan kegiatan penyuluhan serta pemeriksaan gigi bagi siswa kelas 2 MI Negeri 2 Purbalingga pada hari Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa maupun guru pendamping.




Acara dimulai dengan penyuluhan mengenai cara merawat gigi yang baik dan benar. Dr Edo Ardiansyah menjelaskan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, memilih makanan sehat, serta rutin memeriksakan gigi ke dokter. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai alat peraga sehingga mudah dipahami oleh siswa kelas 2.



Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi satu per satu. Para siswa tampak antusias dan tidak takut saat diperiksa oleh tenaga medis. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini adanya gigi berlubang atau masalah kesehatan gigi lainnya. Hasil pemeriksaan kemudian dicatat untuk diinformasikan lebih lanjut kepada orang tua.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Karangjambu atas kerja sama yang telah terjalin. Menurut guru kelas 2, kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan ini, diharapkan siswa MI Negeri 2 Purbalingga dapat lebih sadar akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.



News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi

Rasa Syukur dan Kebersamaan Warnai Peringatan Hari Guru Nasional di MI Negeri 2 Purbalingga

 

 

Purbalingga — Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, MI Negeri 2 Purbalingga menyelenggarakan rangkaian acara istimewa yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh kehangatan pada Senin (25/11). Seluruh warga madrasah—mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga komite sekolah—bersatu dalam semangat menghormati para pendidik sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

 

 

Kegiatan dibuka dengan Upacara Bendera di halaman madrasah. Upacara tahun ini terasa lebih spesial karena adanya sesi khusus menyanyikan lagu nasional “Hymne Guru” dan “Terima Kasih Guruku”. Suasana penuh haru tercipta ketika seluruh peserta upacara menyanyikan lagu secara serempak dengan penuh penghayatan, menyampaikan rasa cinta dan hormat mendalam kepada guru yang telah membimbing dan menerangi jalan masa depan para murid.


Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan persembahan puisi dari perwakilan siswa MI Negeri 2 Purbalingga, hadiah khusus untuk para guru. Puisi karya Chairil Anwar dibacakan dengan penuh penghayatan oleh Fainnana Nilna Elminaha, siswa kelas VI. Para guru dan peserta upacara menyambut dengan tepuk tangan meriah usai puisi dibacakan.


Tidak hanya itu, rangkaian acara dalam peringatan hari guru nasional ini juga diwarnai dengan Gerak tari bersama yang dikemas dalam Flashmob seluruh siswa dan guru di halaman madrasah. Lagu “Dreamer” yang dipopulerkan oleh Jungkook menjadi pengiring gerak kompak para peserta. Sorak gembira dan tepuk tangan bergema memenuhi lapangan, mencerminkan semangat dan kekompakan keluarga besar MIN 2 Purbalingga.

 

 

Rangkaian acara berikutnya adalah Karnaval keliling desa, di mana siswa dan guru berjalan rapi sambil membawa berbagai papan ucapan Hari Guru. Mulai dari ucapan terima kasih, kutipan inspiratif tentang guru, hingga poster kreatif bertema pendidikan, semuanya menjadi perhatian warga sekitar yang ikut memberikan apresiasi.

 

 

Pada penghujung kegiatan, para guru memberikan kejutan spesial berupa program “Guru Berbagi”, yaitu pembagian makanan ringan untuk seluruh siswa, tidak hanya siswa MI Negeri 2 Purbalingga, tapi juga pada siswa PAUD Al-Fatah. Program ini disambut hangat tidak hanya oleh siswanya, tapi juga para guru PAUD Al-Fatah. Momen ini menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, sebagai wujud rasa syukur dan cinta para pendidik kepada anak-anak didiknya.

 

Perayaan Hari Guru Nasional tahun ini di MI Negeri 2 Purbalingga meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bukti bahwa guru bukan hanya sosok pendidik, tetapi juga inspirator, penggerak, dan teladan bagi generasi masa depan.


News writer: Khunafatul Arrofah

Photo:  Ahmad Fauzi

MI Negeri 2 Purbalingga Jadi Tuan Rumah Konferensi PGRI, Ahmad Fauzi Sampaikan Sambutan Perdana

 

Purbalingga — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Purbalingga kembali dipercaya menjadi tuan rumah dalam Konferensi Ranting Khusus PGRI Kemenag Kecamatan Karangreja–Karangjambu yang berlangsung pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini digelar dengan tertib dan penuh keakraban, menghadirkan seluruh anggota PGRI di bawah naungan Kementerian Agama kedua kecamatan tersebut.

 

 

Selain para anggota, kegiatan konferensi juga dihadiri oleh pengawas madrasah yang turut memberikan dukungan dan penguatan organisasi. Kehadiran mereka menjadi penyemangat terselenggaranya konferensi yang berjalan demokratis dan penuh musyawarah.

 

 

Dalam konferensi tersebut, peserta akhirnya mencapai mufakat dan menetapkan Ahmad Fauzi, guru MI Negeri 2 Purbalingga sebagai ketua terpilih menggantikan Muhammad Baihaqi untuk masa bakti berikutnya 2025-2030. Beliau diharapkan mampu membawa PGRI Ranting Khusus Kemenag Karangreja–Karangjambu menuju organisasi yang semakin solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan guru madrasah.

 

 

Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas amanah yang diberikan. Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Saya mengajak seluruh anggota PGRI untuk terus berkolaborasi, saling berbagi praktik baik, dan memperkuat solidaritas antar-guru. Kita perlu meningkatkan literasi digital, bukan hanya untuk memenuhi tuntutan era teknologi, tetapi juga untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan relevan bagi peserta didik."

 

Ahmad Fauzi menutup sambutannya dengan ajakan kuat kepada seluruh anggota untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi mutu pendidikan.

"Mari kita melangkah bersama, saling mendukung, dan menjaga kehormatan profesi guru. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah perjuangan kita."

 

Pihak MIN 2 Purbalingga mengaku bangga dapat menjadi tuan rumah yang memfasilitasi kegiatan penting ini. Lingkungan madrasah yang kondusif serta dukungan penuh dari seluruh civitas akademika menjadikan konferensi berjalan lancar dan sukses.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan sinergi antar-guru madrasah semakin kuat dan mampu membawa peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Karangreja dan Karangjambu.

 

News writer dan photo: Khunafatul Arrofah

 

 

 

 

SERTIJAB KEPALA MADRASAH MI NEGERI 2 PURBALINGGA: PENUH HARU, SEMANGAT BARU UNTUK MAJU

 


Purbalingga (12 November 2025) — Suasana haru menyelimuti aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Purbalingga saat berlangsungnya Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah dari H. Achmadi kepada Muhammad Baihaqi pada Rabu (12/11).

 

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Kasi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, Kasubbag TU, Ketua Komite, Ketua Kwarran, KUA Karangjambu, Ketua KKKMI, Ketua KKKRA serta seluruh guru dan pegawai MI Negeri 2 Purbalingga.


Dalam sambutannya, Achmadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh keluarga besar madrasah selama masa kepemimpinannya.

“Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari keluarga besar MIN 2 Purbalingga. Semua capaian yang diraih merupakan hasil kerja bersama. Semoga madrasah ini terus maju dan berprestasi,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Muhammad Baihaqi sebagai Kepala Madrasah yang baru berkomitmen melanjutkan program-program positif yang telah berjalan.

“Mari kita lanjutkan langkah baik yang sudah dirintis. Dengan kerja sama dan kekompakan, insyaallah MIN 2 Purbalingga akan semakin berprestasi dan berdaya saing,” tuturnya dengan semangat.

 

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah sebelumnya dan berharap kepemimpinan baru dapat membawa inovasi serta semangat baru di lingkungan madrasah.

 

 

Suasana menjadi semakin haru ketika para guru mempersembahkan lagu “Semua Tentang Kita” milik Noah sebagai ungkapan perpisahan kepada kepala madrasah lama. Dengan penuh rasa hormat dan kekeluargaan, mereka memberikan sekuntum bunga satu per satu kepada Bapak Achmadi sebagai tanda terima kasih dan kenangan manis atas dedikasi beliau.

Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara sertijab, penyerahan memori jabatan, doa bersama, serta ramah tamah seluruh tamu undangan.




Pergantian kepemimpinan ini menjadi momen penting bagi keluarga besar MI Negeri 2 Purbalingga untuk menatap masa depan dengan semangat baru menuju madrasah yang unggul, religius, dan berprestasi.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad fauzi

 

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di MI Negeri 2 Purbalingga: Wujud Kolaborasi Guru dan Siswa dalam Meneladani Semangat Kepahlawana

 

 

Purbalingga, 10 November 2025 — MI Negeri 2 Purbalingga melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional dengan khidmat dan penuh semangat. Upacara ini menjadi momen refleksi untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan siswa.

 

Seperti upacara-upacara hari besar lainnya, petugas upacara kali ini merupakan kolaborasi antara guru dan siswa, menandakan semangat kebersamaan dan gotong royong yang juga menjadi nilai luhur perjuangan para pahlawan. Dengan berbaris rapi di lapangan madrasah, seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti jalannya upacara dengan penuh kedisiplinan.

 

 

Rangkaian acara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta berdiri tegap dengan sikap hormat, mencerminkan rasa nasionalisme yang mendalam.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan teks UUD 1945 dan pesan-pesan para pahlawan nasional yang mengingatkan kembali pada semangat perjuangan dan pengorbanan mereka demi kemerdekaan bangsa.

 

Puncak upacara adalah pembacaan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia yang disampaikan oleh pembina upacara. Dalam amanatnya, Menteri Sosial menyampaikan pesan bahwa:

“Hari Pahlawan adalah momentum untuk menyalakan kembali api semangat perjuangan. Jadikan semangat para pahlawan sebagai energi untuk membangun negeri, berkontribusi dalam hal-hal sederhana namun bermakna bagi sesama.”

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan karya nyata dan semangat pantang menyerah.”

 

Sebagai penutup, doa bersama dipanjatkan untuk para pahlawan yang telah gugur serta untuk keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti seluruh peserta upacara.

 

Usai prosesi upacara, pemandu acara mengumumkan hasil lomba pidato dan adzan yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh Pondok Pesantren Sukawarah Roudlotus Solihin Solihat Kalijaran. Kedua lomba tersebut diikuti oleh siswa-siswi MI Negeri 2 Purbalingga, dan diumumkan bahwa:

  • Adrian Pradipta Amzani meraih juara 1 lomba adzan, dan
  • Fainnana Nilna Elminaha meraih juara 1 lomba pidato tingkat kabupaten.

 

 

Kepala madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut. Beliau berharap semangat juang para pahlawan dapat terus hidup di hati seluruh siswa, diwujudkan dalam semangat belajar, disiplin, dan berprestasi.

 

Dengan semangat Hari Pahlawan, MI Negeri 2 Purbalingga berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepedulian, dan tanggung jawab kepada generasi muda — penerus perjuangan bangsa.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Ahmad Fauzi & Khunafatul Arrofah

 

MI Negeri 2 Purbalingga Borong Juara 1 di Lomba Adzan dan Pidato 1 Abad Ponpes Sukawara

 

Purbalingga - Dalam ajang Lomba Adzan dan Pidato SD/MI Tingkat Kabupaten Purbalingga yang diselenggarakan dalam rangka 1 Abad Pondok Pesantren Sukawarah Roudlotus Solihin Solihat Kalijaran, dua siswa berbakat dari MI Negeri 2 Purbalingga berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

 

 

 

Adalah Fainnana Nilna Elminaha, siswi kelas 6 yang tampil memukau dalam lomba pidato, serta Adrian Pradipta Amzani, siswa kelas 6 yang lantunan adzannya menggema dengan penuh kekhusyukan dalam lomba adzan.
Keduanya berhasil meraih Juara 1 pada masing-masing kategori, mengalahkan peserta-peserta hebat lainnya dari berbagai SD/MI se-Kabupaten Purbalingga.

 

 

 

Wali kelas VI, Khunafatul Arrofah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. “Prestasi ini bukan hanya hasil dari latihan, tetapi juga bukti semangat, disiplin, dan doa seluruh keluarga besar madrasah,” ujarnya

Beliau juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

 

Raihan ini menambah daftar panjang kejuaraan MI Negeri 2 Purbalingga pada tahun 2025, sekaligus memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam pembinaan karakter, prestasi, dan keagamaan.

 

 

News writer: Khunafatul Arrofah

Photo: Elok Kuni Mayasari

 

Panen Tak Berhenti! MI Negeri 2 Purbalingga Kembali Penuhi Ember dengan Buncis dan Caisim

 

 

Purbalingga – Suasana hijau dan cerah tampak menyelimuti halaman MI Negeri 2 Purbalingga pada Sabtu 8 November 2025. Siswa-siswi bersama guru kembali melanjutkan kegiatan panen buncis dan caisim dari kebun madrasah yang mereka rawat dengan penuh semangat selama beberapa minggu terakhir.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Madrasah Adiwiyata, yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melatih tanggung jawab dan kemandirian siswa. Sebelumnya, madrasah ini telah berhasil memanen caisim dan buncis, kali ini hasil panen caisim dan buncis kembali melimpah.

 

 

Hasil panen kemudian tersebut dikumpulkan dan dibagikan kepada warga madrasah demi kesejahteraan bersama. Sebagian lainnya digunakan untuk lata peraga kegiatan pembelajaran. Selain memperkaya pengalaman belajar, kegiatan ini juga menanamkan karakter cinta lingkungan dan semangat gotong royong di kalangan siswa.

 

 

Dengan semangat hijau yang terus dijaga, MI Negeri 2 Purbalingga berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan bercocok tanam ini secara berkelanjutan. Madrasah berharap, kebun sekolah menjadi media belajar hidup yang nyata bagi siswa, tempat mereka menanam bukan hanya sayuran, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang berharga.

 

News writer: Khunafatul Arrofah

 

 

Komunitas Belajar Guru MI Negeri 2 Purbalingga: Semangat Belajar yang Tak Pernah Padam

 

 

Kegiatan komunitas belajar guru di MI Negeri 2 Purbalingga menjadi salah satu wujud nyata semangat para pendidik dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran. Kegiatan ini telah berjalan secara rutin setiap hari Sabtu, diikuti oleh seluruh guru dengan penuh antusias dan semangat kolaboratif.


Dengan jargon “Semangat Belajar Meski Telah Mengajar”, komunitas ini menegaskan komitmen bahwa proses belajar tidak berhenti hanya karena seseorang sudah menjadi guru. Setiap Sabtu menjadi waktu berharga untuk bersama-sama merefleksikan praktik mengajar, memperbarui wawasan, serta saling berbagi pengalaman dan inovasi pembelajaran.

 

 

 

🌱 Wadah Kolaborasi dan Pengembangan Kompetensi

Kegiatan komunitas belajar MI Negeri 2 Purbalingga berfokus pada penguatan implementasi Kurikulum Merdeka. Melalui sesi diskusi, pendalaman materi, hingga bedah modul ajar, para guru saling membantu menyusun perangkat pembelajaran yang kontekstual dan berpihak pada murid.

Beberapa topik yang sering dibahas di antaranya:

  • Pengembangan proyek kokurikuler dan asesmen
  • Penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran.
  • Inovasi media ajar berbasis digital dan kontekstual.
  • Refleksi pembelajaran untuk peningkatan mutu guru dan peserta didik.

 

🌼 Dampak Positif bagi Madrasah

Rutinitas belajar bersama setiap Sabtu telah membawa suasana baru di lingkungan MI Negeri 2 Purbalingga. Para guru menjadi lebih terbuka, komunikatif, dan berani mencoba hal-hal baru dalam pembelajaran.

Selain itu, kegiatan komunitas belajar turut memperkuat budaya literasi, gotong royong, dan semangat reflektif di kalangan guru. MI Negeri 2 Purbalingga menjadi contoh bahwa madrasah yang hebat lahir dari guru yang tak henti belajar.

 

 

Penutup

Melalui kegiatan rutin setiap Sabtu, Komunitas Belajar Guru MI Negeri 2 Purbalingga telah menjelma menjadi ruang tumbuh bersama bagi para pendidik. Semangat mereka menjadi inspirasi bahwa belajar bukan kewajiban semata, melainkan kebutuhan untuk terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.

“Semangat Belajar Meski Telah Mengajar — karena guru yang hebat adalah mereka yang tak pernah berhenti belajar.”

 

 

News Writer & photo: Khunafatul Arrofah

Editor: Achmadi

 

 

Aksi Peduli Kemanusiaan MI Negeri 2 Purbalingga untuk Warga Terdampak Bencana di Wilayah Kecamatan Karangreja - Kabupaten Purbalingga

  Purbalingga – MI Negeri 2 Purbalingga menunjukkan kepedulian kemanusiaan melalui kegiatan penggalangan dana yang melibatkan siswa dan guru...